Kembali ke Beranda
Puting Lecet

Cara Mengatasi Puting Lecet saat Menyusui

Simak video panduan berikut untuk memahami posisi pelekatan yang benar dan cara merawat puting yang lecet.

Pengertian Puting Lecet

Puting lecet (nipple fissure) adalah kondisi trauma pada puting susu yang ditandai dengan adanya retakan atau celah pada permukaan kulit puting akibat kerusakan jaringan. Kondisi ini umumnya terjadi selama masa menyusui dan sering disebabkan oleh pelekatan bayi yang kurang tepat, posisi menyusui yang salah, atau tekanan mekanis yang berlebihan pada puting.

Perawatan Puting Susu Lecet

Perawatan puting lecet bertujuan mengurangi nyeri, mempercepat penyembuhan luka, mencegah infeksi, dan mempertahankan keberhasilan menyusui. Tatalaksana yang dianjurkan meliputi:

  • a. Memperbaiki teknik dan posisi menyusui:
    Langkah pertama dan terpenting adalah mengoreksi pelekatan (latch-on) dan posisi menyusui. Apabila penyebab trauma tidak diperbaiki, puting akan terus mengalami gesekan sehingga luka sulit sembuh.
  • b. Tetap menyusui atau mengeluarkan ASI secara teratur:
    Pengosongan payudara yang adekuat penting untuk mencegah bendungan ASI dan mastitis. Jika nyeri sangat mengganggu, ASI dapat diperah sementara.
  • c. Mengoleskan ASI pada puting:
    Setelah menyusui, beberapa tetes ASI dapat dioleskan pada puting dan areola lalu dibiarkan mengering secara alami untuk membantu proses penyembuhan jaringan.
  • d. Menjaga puting tetap bersih dan kering:
    Bersihkan dengan air bersih. Hindari penggunaan sabun, alkohol, atau bahan antiseptik yang dapat membuat kulit kering.
  • e. Menggunakan lanolin atau pelembab khusus puting:
    Untuk menjaga kelembapan kulit dan membantu penyembuhan luka (sesuai petunjuk tenaga kesehatan).
  • f. Mengurangi tekanan atau gesekan pada puting:
    Gunakan bra yang nyaman dan hindari bantalan payudara yang lembab terlalu lama.
  • g. Mengatasi infeksi bila ada:
    Apabila ditemukan tanda infeksi seperti bengkak, kemerahan, keluar cairan bernanah, atau demam, segera dapatkan pemeriksaan tenaga kesehatan.

Langkah-Langkah Perawatan

A. Persiapan Alat

  1. - Air hangat & wadahnya
  2. - Waslap atau kapas bersih
  3. - Handuk bersih
  4. - Sarung tangan bersih (bila diperlukan)
  5. - ASI perah secukupnya
  6. - Kasa steril (jika terdapat luka yang cukup dalam)
  7. - Bra menyusui yang bersih dan nyaman

B. Tahap Pelaksanaan

  1. - Kaji kondisi puting dan payudara meliputi lokasi, tingkat keparahan lecet, kemerahan, perdarahan, atau tanda infeksi.
  2. - Bersihkan payudara dan puting menggunakan air hangat tanpa sabun.
  3. - Keringkan puting dengan handuk atau kain bersih secara perlahan tanpa digosok.
  4. - Terapkan teknik pelekatan (latch-on) serta posisi menyusui yang benar.
  5. Langkah Pelekatan yang Benar
  6. - Menyusui lebih sering dan tidak menunda menyusui untuk mencegah bendungan ASI.
  7. - Setelah menyusui, oleskan beberapa tetes ASI pada area puting yang lecet.
  8. - Biarkan puting terpapar udara selama beberapa menit hingga kering secara alami.
  9. - Gunakan bra yang bersih, nyaman, dan tidak terlalu ketat.
  10. - Ganti bantalan payudara apabila lembab.
  11. - Observasi adanya tanda-tanda infeksi seperti bengkak, kemerahan yang meluas, keluar nanah, atau demam.